Video

Tanamkan "Sense of Belonging" Bisnis Keluarga pada Anak

Pelajari cara membangun sense of belonging anak terhadap bisnis keluarga sejak usia 12 tahun melalui cara yang menyenangkan.

March 1, 2026 | 04:30 PM

Beberapa diantara founder berpikir untuk melibatkan anak dalam bisnis setelah mereka lulus universitas. Hal ini baik, namun biasanya seringkali terlambat, karena pada tahap tersebut minat anak sering kali sudah terbentuk di luar perusahaan. Artikel ini membahas mengapa usia remaja adalah waktu ideal untuk menanamkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap bisnis keluarga tanpa paksaan.

Mengapa Usia 12 Tahun Sangat Penting?

Menunggu anak hingga dewasa untuk mengenal perusahaan biasanya justru terlambat. Masa remaja, mulai dari usia 12 hingga 15 tahun, merupakan periode efektif untuk membangun kedekatan antara anak dan lingkungan kerja orang tua.

Di usia bawah 17 tahun, Founder memiliki waktu emas untuk mengenalkan suasana kantor atau pabrik kepada anak-anak. Tujuannya bukan untuk menyuruh mereka bekerja, melainkan agar mereka terbiasa dengan ekosistem bisnis yang telah di bangun.

Mengenalkan Bisnis dengan Cara Menyenangkan

Fokus utama pengenalan dini adalah menciptakan kesan positif. Melibatkan anak dalam kegiatan yang tidak memberikan beban tanggung jawab berat secara instan.

Mengajak anak saat acara buka puasa bersama atau pembagian hadiah adalah salah satu tips melibatkan anak dengan cara menyenangkan. Biarkan mereka mengajak teman sekolah agar tidak canggung. Saat mereka melihat orang tua berbagi di lingkungan perusahaan, akan muncul rasa bangga dalam diri mereka: "Ini adalah perusahaan keluarga kami."

Realitas dalam Menyiapkan Suksesor

Penting bagi pemilik bisnis untuk tetap realistis. Tidak semua anak dalam keluarga harus menjadi penerus, namun mengenalkan bisnis sejak dini adalah bentuk persiapan jangka panjang.

Jika Founder memiliki tiga anak, setidaknya ada satu yang memiliki minat untuk melanjutkan bisnis keluarga. Pengenalan dini berfungsi seperti persiapan cadangan; memastikan setidaknya ada satu orang yang merasa terpanggil untuk menjaga warisan keluarga.

Encourage dan kenalkan bisnis ke anak kita saat usia 12 tahun. Bawa ke kantor, ke pabrik agar tertanam 'Oh, this is our company'[1]

David Bingei, Fidelitas Advisors

Keberhasilan suksesi dimulai dari kedekatan emosional. Dengan mengenalkan perusahaan sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan, Founder sedang membuka jalan bagi keberlanjutan bisnis tanpa harus membebani anak-anak di masa depan.

Reference:
  1. ^© Fidelitas Advisors. Insight by David Bingei.

Other Video

Tata Kelola Perusahaan: Fondasi yang Teruji di Tengah Krisis

Tata Kelola Perusahaan: Fondasi yang Teruji di Tengah Krisis

Tata kelola perusahaan menunjukkan nilai sejatinya saat krisis. Pahami mengapa sistem yang solid menjadi aset strategis bagi keberlanjutan bisnis.

3 months ago

Jika Tidak Disadari, ini adalah Sinyal Bahaya bagi Bisnis Keluarga

Jika Tidak Disadari, ini adalah Sinyal Bahaya bagi Bisnis Keluarga

Bisnis keluarga bisa tampak sehat secara finansial namun rapuh dari dalam. Kenali tiga pola tata kelola yang perlu dibenahi sebelum berdampak pada suksesi.

4 months ago

portrait-positive-confident-businessman (1).jpg

Menunjuk CEO di bisnis keluarga harus berdasarkan tradisi atau kompetensi? Simak studi kasusnya

Tinggalkan pola lama. Pelajari penerapan merit system dan tata kelola perusahaan dalam memilih CEO bisnis keluarga yang kompeten.

4 months ago

Tanamkan "Sense of Belonging" Bisnis Keluarga pada Anak | Fidelitas Advisors