Succession planning bukan menghilangkan risiko, tapi mengelolanya. Mengapa suksesi yang diabaikan menciptakan risiko terbesar dalam family business

Suksesi itu bukan pilihan
Dalam perusahaan keluarga, ketidakjelasan adalah risiko yang paling mahal. Berbagai studi global menunjukkan bahwa lebih dari 70% bisnis keluarga gagal melewati generasi kedua, bukan karena bisnisnya rapuh, tetapi karena tidak ada kejelasan kepemimpinan saat transisi terjadi[2]. Tanpa struktur suksesi, bisnis dan keluarga berjalan dengan asumsi semua akan baik-baik saja, padahal mereka berjalan tanpa arah dan persiapan. Saat harus terjadi suksesi, semua kebingungan, siapa berperan sebagai apa?