Beberapa Founder yang menjalankan bisnis keluarga selama puluhan tahun cenderung memiliki ketergantungan tinggi pada satu atau dua orang kepercayaan. Hal ini wajar, karena founder dari orang kepercayaan tersebut sudah membangun perusahaan sejak awal, bersama-sama. Namun, kepercayaan personal saja tidak cukup, jika terkait dengan keberlanjutan bisnis keluarga. Artikel ini membahas mengapa penggabungan antara rasa percaya dan sistem manajemen yang kuat adalah salah satu kunci bagi seorang founder untuk keberlanjutan bisnis keluarga lintas generasi, sehingga founder dapat melepaskan kendali operasional dengan tenang.
Melampaui Kepercayaan Personal
Rasa percaya kepada eksekutif yang telah mengabdi lama dan bersama-sama membesarkan perusahaan memang merupakan hal yang penting. Namun, mengandalkan figur yang sama tanpa adanya sistem yang mendukung dapat menjadi salah satu risiko bagi keberlanjutan bisnis keluarga ke depan.
Bisnis yang sehat tidak boleh bergantung hanya pada individu. Perusahaan perlu membangun sistem pengawasan internal sesederhana memiliki internal control. Kombinasi antara kepercayaan kepada eksekutif dan sistem manajemen yang solid akan menciptakan struktur perusahaan yang lebih mandiri dan profesional.
Pilar Tata Kelola Perusahaan
Untuk menyiapkan sistem pengawasan internal beberapa hal perlu diperhatikan, diantaranya:
- Code of Conduct: Pedoman etika kerja di perusahaan.
- Sistem Remunerasi: Standar pemberian imbalan yang transparan.
- KPI: Alat ukur keberhasilan kerja yang objektif.
Strategi Kontrol Jarak Jauh
Ketika sistem manajemen sudah berjalan baik, seorang founder memiliki keleluasaan untuk tidak lagi terlibat penuh dalam operasional harian tanpa kehilangan pengawasan.
Sistem pengawasan dalam bisnis keluarga yang diatur dengan baik, memungkinkan pemilik tetap memantau kondisi perusahaan tanpa perlu terlibat dalam operasional keseharian perusahaan. Langkah selanjutnya setelah hal ini dilakukan adalah mengkomunikasikan rencana suksesi ini kepada keluarga dan para profesional agar tercipta kesepakatan dari semua pihak.
Menyiapkan sistem yang baik perlu ada Code of Conduct, termasuk membicarakan isu-isu kompensasi, remunerasi, KPI, dan sistem kontrol keuangan maupun operasional[1]
David Bingei, Fidelitas Advisors
Memperkuat tata kelola perusahaan adalah salah satu investasi yang baik bagi peruahaan. Dengan beralih dari manajemen berbasis individu ke manajemen berbasis sistem, perusahaan menjadi lebih stabil dan siap menghadapi suksesi kepemimpinan yang harmonis bagi generasi mendatang.


